Berita Otomotif Terkini

btt979 – Mengulas info – info menarik seputar dunia Otomotif, Modifikasi, update Mobil terbaru, update motor terbaru, dan sebagainya

Jakarta-Bali Cuma Rp 200 Ribu Spesifikasi Mobil Listrik yang Dijajal Erick Thohir – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut mobil listrik lebih hemat dalam perihal pengeluaran ongkos kala melakukan perjalanan. Dia mencontohkan, naik mobil listrik Jakarta-Bali cuma habis Rp 200.000. Sementara kecuali mengendarai kendaraan konvensional BBM, perlu bensin hingga Rp 1,1 juta. Mobil listrik apa yang diuji coba?

“Hari ini aku coba mengendarai mobil listrik dan mengecek kesiapan stasiun pengisian kendaraan listrik (charging station) di Bali. Mobil listrik ini telah dicoba oleh tim PLN berasal dari Jakarta ke Bali, yang seandainya bersama dengan BBM ongkosnya adalah Rp. 1,1 juta, maka bersama dengan mobil listrik cuma Rp. 200.000. Hal ini tentunya terlalu menghemat terlebih di kala pandemi seperti ini,” jelas Menteri BUMN, Erick Thohir,Pasang Bola

Dilanjutkan Erick mobil listrik termasuk miliki banyak manfaat. Tak cuma kegunaan bagi ekonomi, melainkan kegunaan bagi lingkungan. Hal ini seiring bersama dengan misi pemerintah untuk mendorong pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

“Mobil listrik lebih ramah lingkungan. Emisi yang dihasilkan lebih rendah dibanding kendaraan yang menggunakan bahan bakar minyak, supaya dapat mengurangi polusi hawa dan termasuk polusi suara. Bahkan PLN beri tambahan diskon 30% untuk mengisi kekuatan di malam hari,” lanjut dia.

Untuk diketahui, PT PLN (Persero) telah melakukan uji coba mobil listrik bersama dengan rute perjalanan berasal dari Jakarta hingga Bali terhadap akhir Desember 2020 lalu. Untuk modelnya muncul Hyundai Ioniq.

Secara dimensi mobil ini miliki ukuran panjang 4.470 mm x lebar 1.820 mm x tinggi 1.475 mm. Wheelbase 2.700 mm dan jarak antar tanah 150 mm.

Sedangkan powertrain berasal dari Hyundai Ioniq menggunakan motor listrik bermagnet permanen dan berefisiensi tinggi sebesar 100 kW (136 PS) yang dipasok oleh baterai lithium ion 38,3 kWh. Motor mengembangkan torsi 295 Nm yang didistribusikan ke roda depan, dan ber akselerasi 0-100 m dalam 9,9 detik.

Jarak tempuh Hyundai Ioniq meraih 373 km (berdasarkan NEDC) dan 311 km (berdasarkan WLTP) dalam sekali pengisian daya. Pengisian kekuatan penuh bisa dicapai dalam 54 menit untuk pengisian nol hingga 80 prosen bersama dengan menggunakan stasiun pengisian kendaraan listrik berkapasitas 100 kW (DC).

Lebih lanjut Hyundai Ioniq ini termasuk bisa dicharging di tempat tinggal (standar) berasal dari titik nol hingga 100 prosen memakan kala 17 jam 30 menit, AC Charging 6 jam 5 menit.

Selain itu fitur keselamatan termasuk jadi perhatian lebih Hyundai bersama dengan dihadirkannya tujuh titik airbags, parking distance warning (PDW), tire pressure monitoring system dan electric parking brake bersama dengan autohold. Ada termasuk tiga pilihan mode berkendara: eco, sport, normal; dan transmisi single speed reduction gear.

Tapi harganya sendiri masih dijual di Rp 600 jutaan. Meski demikian, bisa menyandang predikat mobil listrik murni baterai termurah yang dijual di Indonesia kala ini.

Sepanjang rute Jakarta-Bali, telah di sajikan SPKLU di beberapa titik untuk memenuhi kebutuhan pengguna kendaraan listrik.

Berdasarkan info resmi PLN, tersedia 4 SPKLU tambahan yang telah diresmikan, yaitu SPKLU Rest Area Km 207 A Palikanci, SPKLU Rest Area 379 Batang, dan SPKLU Rest Area Km 519 A/B Sragen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *