Berita Otomotif Terkini

btt979 – Mengulas info – info menarik seputar dunia Otomotif, Modifikasi, update Mobil terbaru, update motor terbaru, dan sebagainya

Kasus Kecelakaan Lalu Lintas Selama Pandemi COVID-19 Turun, Tapi…

Kasus Kecelakaan Lalu Lintas Selama Pandemi COVID-19 Turun, Tapi…

Aktivitas penduduk yang terbatas akibat pandemi COVID-19 berbanding lurus bersama dengan angka kecelakaan selanjutnya lintas yang berjalan di Jakarta. Namun risiko kecelakaan selanjutnya lintas tidak cuma tergantung pada keadaan selanjutnya lintas.

Berdasarkan knowledge Polda Metro Jaya Bidang Lalu Lintas, pada era pandemi COVID-19, kuantitas persoalan kecelakaan selanjutnya lintas (lakalantas) pada selama 2020 mengalami penurunan hingga 7.565 kasus.

Meski berjalan penurunan angka berasal dari sebelum akan pandemi, namun masih relatif tinggi kecuali dibandingkan bersama dengan penurunan volume kendaraan di jalur raya dan persoalan kecelakaan yang cuma turun 15 prosen atau 8.877 persoalan dibandingkan tahun 2019.

Baca Juga : Otomotif Terbaru

Sementara Kominfo mengutip knowledge Kepolisian, umumnya 3 orang meninggal tiap-tiap jam akibat kecelakaan jalur di Indonesia. Data yang sama membuktikan 3 penyebab utama kecelakaan selanjutnya lintas pada lain, segi manusia (61 persen), yang tentang bersama dengan kemampuan serta karakter pengemudi, segi prasarana dan lingkungan (30 persen), dan segi kendaraan (9 persen).
Pasang Bola
Riset Adira

Melihat tingginya angka fatalitas kecelakaan selanjutnya lintas, PT Asuransi Adira Dinamika Tbk (Adira Insurance) kembali mengagas CSR ‘I Wanna Get Home Safely’ (IWGHS) dalam program Indonesia Road Safety Award (IRSA). Ini adalah sebuah kampanye yang menggaungkan pesan keselamatan jalur bagi penduduk luas di Indonesia yang kini telah berjalan selama lebih berasal dari 10 tahun.

Berbeda berasal dari program IRSA sebelumnya, riset tahun ini berfokus pada prilaku berkendara penduduk Indonesia yang mencakup tiga segi yakni pengetahuan, sikap, dan perilaku.

“Kami menyaksikan bahwa untuk tingkatkan kesadaran berperilaku aman dan selamat, diperlukan edukasi keselamatan berkendara yang tingkatkan ilmu dan kesadaran pengguna jalan,” ujar Direktur Adira Insurance, Wayan Pariama dalam jumpa pers virtual,

Berdasaran hasil riset Adira Insurance pada penyelenggaraan IRSA, umumnya indeks keselamatan berkendara di Indonesia mencapai 76 persen. Nilai tersebut didapat berasal dari segi pengetahuan/knowledge mencapai 87 persen, segi sikap/attitude mencapai 83 prosen serta segi perilaku/behavior memiliki indeks paling rendah yakni 58 persen.

Riset tersebut riset tahun ini berfokus pada segi tidak sama yakni prilaku penduduk itu sendiri. Riset ini dikerjakan dalam periode 3 bulan sejak Oktober 2020. Riset dikerjakan berdasarkan 1.500 responden yang tersebar di 15 Kota besar di Indonesia, yakni DKI Jakarta, Tangerang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Denpasar, Medan, Padang, Palembang, Banjarmasin, Balikpapan, Samarinda, dan Makassar.

“Kami berharap riset ini mampu menunjang mendefinisikan indeks keselamatan berkendara berasal dari pemetaan profil berkendara penduduk Indonesia dan mengukur risiko berasal dari prilaku penduduk Indonesia di jalan. Risiko dalam temuan ini tentu saja perlu dikelola untuk mampu mewujudkan keselamatan jalan,” pungkas Wayan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *