Berita Otomotif Terkini

btt979 – Mengulas info – info menarik seputar dunia Otomotif, Modifikasi, update Mobil terbaru, update motor terbaru, dan sebagainya

Lakukan 6 Hal Ini Agar Klaim Asuransi Tetap Diterima Ketika Mobil Terendam Banjir

Lakukan 6 Hal Ini Agar Klaim Asuransi Tetap Diterima Ketika Mobil Terendam Banjir

Kondisi cuaca yang tidak menentu sebabkan kita was-was. Apalagi kecuali hujan turun memadai deras saat posisi rumah berada di area banjir, otomatis mobil terendam banjir menjadi hal biasa. Anda tentunya tak idamkan hal tersebut, tapi kecuali menghadapi hal ini sebaiknya jangan panik. Sebenarnya, mobil yang terendam banjir tidak bakal rusak ketika dikerjakan tindakan-tindakan pencegahan yang tepat. Sayangnya, tak banyak orang yang sadar hal tersebut.
FS88BET
Bagi Anda pemilik asuransi kendaraan, tersedia lebih dari satu hal yang wajib diperhatikan. Lakukan lebih dari satu hal selanjutnya supaya meminimalisir risiko rusaknya pada mobil dan selamanya dapat melakukan klaim asuransi kendaraan anda.

1. Pastikan posisi mobil aman

Pastikan tersedia opsi untuk memindahkan dan mengevakuasi mobil ke posisi yang lebih tinggi pada saat banjir. Apabila tidak sempat melakukan pindahan atau evakuasi mobil, anda dapat menutup knalpot khususnya dahulu supaya air tidak masuk ke di dalam mesin mobil dan menyebabkan kerusakan mesin. Bagi anda yang punya asuransi Garda Oto dapat menghubungi Garda Siaga melalui Garda Mobile Otocare atau Garda Akses 24 Jam untuk layanan darurat.

2. Lepaskan kabel negatif aki

Lakukan cara pengamanan kelistrikan pada mobil dengan cara melewatkan kabel negatif di aki. Air adalah penghantar listrik yang baik supaya dapat sebabkan arus pendek atau korsleting yang berpotensi sebabkan rusaknya pada komponen listrik di dalam mobil, merasa berasal dari lampu sampai accessories audio di di dalam mobil. Lakukan pencabutan kabel negatif ketika mobil sebelum saat terendam. Ciri-ciri kabel negatif pada aki / baterai ditandai dengan lambang – (minus / kurang). Kabel yang melekat pada terminal negatif aki / baterai adalah warna hitam polos atau yang sejenisnya.

3. Cek suasana oli

Pengecekan suasana oli wajib dilakukan, gara-gara tersedia bisa saja oli telah tercampur dengan air banjir. Ketika telah tercampur dengan air banjir, tangki oli wajib dikuras habis khususnya dahulu baru kemudian diisi kembali. Pengurasan sebaiknya dikerjakan oleh pihak bengkel resmi. Ciri-ciri oli telah tercampur air yaitu warna oli beralih menjadi putih seperti susu.

4. Jangan memanfaatkan rem tangan

Banjir tidak hanya mengancam mesin, tapi juga kampas rem. Ketika banjir, air bakal sebabkan kampas rem memuai supaya melekat pada roda. Hal ini kerap terjadi pada mobil dengan rem tromol. Oleh gara-gara itu, jangan dulu memanfaatkan rem parkir untuk menjaga posisi mobil. Sebaliknya, memanfaatkan batu sebagai pengganjal. Lengkapi dengan memasukkan perseneling ke gigi 1 (pada mobil manual) atau posisi P (pada mobil matic).

5. Cek suasana oli dan bahan bakar

Meskipun banjir telah surut, sebaiknya menghindari menyalakan mesin saat itu juga itu juga. Cek khususnya dahulu suasana oli serta bahan bakar. Ada bisa saja bahwa oli serta bahan bakar selanjutnya tercampur air sehabis banjir. Sangat direkomendasi untuk menguras air yang tercampur. Oli sebaiknya diganti dengan baru. Sedangkan bahan bakar, umumnya air mengumpul di bawah menjadi wajib untuk dibuang airnya saja.

6. Jangan menyalakan kendaraan di dalam posisi telah terendam

Apabila mobil kita telah di dalam posisi terendam banjir, jangan sekalipun menyalakan mesin. Mesin terendam banjir kecuali dinyalakan dapat sebabkan korsleting pada aki / baterai. Selain itu, air banjir yang masuk ke di dalam mesin dapat menyebabkan kerusakan komponen yang tersedia di dalamnya. Bila Anda merencanakan memindahkannya ke area lain, sangat direkomendasi untuk mendorongnya saja. Sebaiknya anda menghubungi bengkel formal untuk mengecek kendaraan anda yang terendam banjir. Pelanggan Garda Oto dapat dengan enteng meminta pertolongan Garda Siaga secara gratis.

Klaim Asuransi

Bagaimana dengan asuransi kendaraan? Beberapa pemilik kendaraan terkadang tidak punya saat untuk memindah kendaraan mereka ketika banjir melanda. Air naik dengan cepat supaya sebabkan pemilik kendaraan tidak sempat menyelamatkan kendaraan mereka. Bagi pemilik kendaraan sebaiknya segera menghubungi Garda Akses di 1 500 112 sepanjang 24 jam kegunaan mengecek rusaknya mobil. Jangan sampai pemilik kendaraan melakukan perbaikan sendiri sebelum saat menghubungi pihak asuransi.

Keadaan ini sangat mungkin terjadinya gagal klaim. Merujuk pada penjelasan di Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI) pasal 3 ayat 4 yang menyebutkan kecuali asuransi tidak menjamin kerugian, rusaknya dan ongkos atas kendaraan bermotor tanggung jawab hukum pada pihak ketiga jika: 4.4 Dikemudikan secara paksa walau secara tekhnis suasana kendaraan di dalam suasana rusak atau tidak laik jalan.

L Iwan Pranoto, SVP Communication & Customer Service Management Asuransi Astra menyebutkan bahwa kendaraan yang terendam banjir sebaiknya tidak dipaksa jalan gara-gara dapat merugikan keselamatan pengemudi. “Kami sangat berkonsentrasi dengan keselamatan pelanggan kami, sebaiknya ketika sadar mobil telah terendam banjir, pelanggan segera menghubungi Garda Mobile Otocare atau Garda Akses 24 Jam. Tim kita bakal selamanya menunjang pelanggan kapan saja. Jangan melakukan perbaikan sendiri atau menyalakan mesin kendaraan yang baru saja terendam banjir, sebaiknya menanti tim kita mampir memeriksa,” papar Iwan.

Kunjungi Juga : Otomotif Terbaru

Sau hal lagi yang tak kalah penting adalah luasan jaminan. Untuk beroleh pertolongan yang lebih optimal khususnya saat musim hujan, Anda dapat memberikan perluasan jaminan seperti seperti banjir, angin topan, gempa bumi, kerusuhan, terorisme, tanggung jawab hukum pihak ketiga dan lainnya. Walaupun mobil Anda telah terlindungi dengan perluasan pertolongan banjir, selamanya pastikan untuk tidak menerjang banjir dan tidak menyalakan mobil yang telah terendam air sebelumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *