Berita Otomotif Terkini

btt979 – Mengulas info – info menarik seputar dunia Otomotif, Modifikasi, update Mobil terbaru, update motor terbaru, dan sebagainya

Quartararo Salahakan Motor Yamaha 2020

Pebalap Yamaha gagal merebut gelar juara dunia. Juara dunia Taruhan Bola MotoGP 2020 tambah disabet pebalap Suzuki, Joan Mir. Fabio Quartararo yang jadi harapan besar bagi Yamaha tambah keteteran di balapan MotoGP Valencia semalam WIB yang jadi penentu gelar juara dunia.

Quartararo kesusahan sejak awal MotoGP Valencia. Saat perebutan posisi start pun Quartararo terlihat kesusahan hingga pada akhirnya ia wajib start dari posisi 11. Dewi fortuna belum berpihak kepada Quartararo kala balapan MotoGP Valencia sampai-sampai ia terjatuh.

“Itu adalah akhir pekan yang rumit. Sensasi aku terlalu serupa bersama Le Mans. Saya menghendaki dapat menemukan solusi untuk seluruh persoalan ini. Sayangnya, kami kekurangan kecepatan dan cengkeraman, layaknya yang kami miliki di Barcelona kala aku menang. Sangat sedikit yang dapat dikatakan. Saya pikir sudah jelas,” kata Quartararo dikutip GP One.

Pada awal musim MotoGP 2020, penampilan Quartararo terlalu menjanjikan. Bahkan, ia jadi juara dua kali di balapan MotoGP di Jerez.

“Selama lockdown, aku berlatih tidak layaknya di awalnya dan di Jerez, aku menjadi nyaman bersama motor, sedemikian rupa sehingga aku dapat beradaptasi bersama tiap tiap situasi. Sayangnya, di trek di mana kami sedikit menderita th. lalu, saat ini kesusahan meningkat dan Anda menemukan diri Anda berjuang dari belakang. Semua ini tidak dapat aku pahami,” sebutnya.

Sebelum MotoGP Valencia, Quartararo hanya tertinggal 37 poin dari Joan Mir. Namun, Quartararo tidak dapat mengfungsikan peluang jadi juara dunia MotoGP 2020 dan menyerahkan gelar itu kepada Joan Mir.

“Di Tikungan 2, aku terlambat mengerem dan melebar. Kemudian aku pada akhirnya jatuh, bahkan berisiko menabrak Maverick. Saya tidak pernah miliki perasaan yang baik hari ini. Masalahnya adalah, kami berada di sini di Valencia selama dua minggu, dan kami belum menaikkan apa pun. Semua pergantian yang dilaksanakan pada motor tidak ada gunanya. Situasinya tetap sama,” kata Quartararo.

Bahkan, Quartararo menyinggung bahwa motor MotoGP Yamaha spek 2020 tidak cukup mendukung. Ia menyebut motor Yamaha ini bukan pilihan tepat.

“Faktanya, aku yakin Yamaha 2020 bukanlah pilihan yang tepat. Antara lain, lompatan dari motor th. selanjutnya ke motor ini cukup besar. Dengan M1, di th. 2019, aku dapat berkesinambungan di hampir seluruh trek. Tapi saat ini Anda bergeser dari satu trek ke trek lain di mana Anda menemukan diri Anda berjuang untuk posisi kesepuluh, terkecuali itu berjalan bersama baik. Ini membawa dampak frustrasi disaat Anda banyak bekerja tetapi, pada akhirnya, Anda tidak beroleh apa yang Anda inginkan, terhitung dikarenakan kami miliki kecepatan yang berbeda dari hari ini didalam pengujian. Tapi kami memahami betul bagian mana yang wajib diintervensi, dan Yamaha wajib menolong kami,” ujar pebalap asal Prancis itu.

Lebih dari itu, Quartarao menyanjung Joan Mir yang jadi juara dunia MotoGP 2020. Sayangnya, ia menyesali tak dapat bersaing merebut gelar juara dunia MotoGP 2020.

“Joan pantas beroleh Juara Dunia ini, dikarenakan dia cepat dan di atas segalanya, konstan. Sesuatu yang aku tambah kurang. Sayangnya, inilah yang membawa dampak perbedaan,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *