Berita Otomotif Terkini

btt979 – Mengulas info – info menarik seputar dunia Otomotif, Modifikasi, update Mobil terbaru, update motor terbaru, dan sebagainya

Tingkatkan Risiko Celaka, Tesla Model S dan X Kena Recall Terkait Malfungsi Pusat Sistem Infotainment

Tingkatkan Risiko Celaka, Tesla Model S dan X Kena Recall Terkait Malfungsi Pusat Sistem Infotainment

Seperti diketahui, Tesla mengadopsi layar superbesar di konsol tengah sebagai pusat kendali. Membuat kabin bersih dan bernuansa futuristis lantaran meminimalisir kenop dan tombol. Nyaris seluruh pengaturan fitur terdapat di dalamnya. Namun ibarat rangkaian listrik seri, sekalinya mati boleh jadi melumpuhkan banyak fungsi.
Pasang Bola
Hal itu pun barangkali terjadi. Seperti dilansir berasal dari The Verge. baru-baru ini National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) AS menghendaki Tesla untuk lakukan recall kira-kira 158 ribu unit Model S dan Model X. Masalahnya, disebut bahwa display gambot di ke-2 tipe ini berpotensi rusak. “Media Control Unit” dikhawatirkan bakal memutus pengemudi dengan ragam fitur bawaan.

Tak jadi persoalan andaikan yang rusak sekedar proses head unit. Paling banter tidak ada hiburan sepanjang perjalanan. Tapi tahu lain cerita pada jajaran Tesla dan lebih-lebih dua tipe paling berisiko ini. Berdasarkan informasi berasal dari Tesla kepada badan keselamatan jalan raya AS itu, disebutkan banyak segi bakal terpengaruh. Termasuk di dalamnya kehilangan fungsi kamera mundur selanjutnya pengecekan pengaturan AC untuk defogging dan defrosting.

Belum semenakutkan itu? Tunggu dulu, lebih mengerikannya lagi fungsi kapabilitas autopilot dan asisten berkendara canggih (ADAS – Advanced Driver Assistance System) turut terpengaruh. Berikut komponen mendasar lain bahkan mampu tidak beroperasi sebagaimana semestinya layaknya lampu sein. Semua disebabkan akibat barangkali matinya perangkat layaknya audible chimes, driver sensing, dan peringatan lain yang terasosiasi.

Well, jadi beresiko sekaligus meningkatkan risiko celaka telah pasti. Mengingat eksistensi fitur layaknya kamera mundur sampai ADAS dibikin untuk membawa dampak mobil jadi aman untuk dikendarai. Bahayanya disaat proses kalut di tengah jalan, pengemudi tidak mampu mendengarkan kedipan sein selanjutnya meraih peringatan suara. Memang tanpa seluruh itu, skenario berkendara dipastikan jadi berisiko bahkan disaat pengemudi kurang awas saat mati begitu saja. Namun, boleh jadi tidak amat mengancam nyawa andaikan pengemudinya berakal sehat dan senantiasa awas.

Inti problem adalah chip processor MCU bawaan bakal berhenti bermanfaat pada waktunya. Ada jaman memanfaatkan tersendiri, melekat di Tesla Model S keluaran 2012-2018 dan Model X lansiran 2016-2018. Setiap dinyalakan, keseluruhan kapasitas 8GB eMMC NAND flash memory chip terintegrasi di dalam prosesor NVIDIA Tegra 3 bakal kehilangan kapasitas sedikit demi sedikit. Diproyeksikan amat habis di dalam saat lima sampai enam th. sampai mati total.

Bahkan Tesla mengonfirmasi keberadaan jaman memanfaatkan chip tersebut. Malfungsi tidak mampu dihindari andaikan kapasitas memori terisi penuh. Jumlah perbaikan MCU diestimasi bakal memuncak awal 2022 dan berangsur mengalami penurunan sampai tuntas di 2028. Berdasarkan NHTSA, jalan perbaikan keluar hanya satu adalah menukar peranti eMMC baik itu penggantian MCU secara menyeluruh atau sub komponen visual control module.

Diketahui investigasi telah dijalankan sejak Juni 2019. Meski begitu, belum tahu apakah Tesla bakal mengiyakan petunjuk recall NHTSA atau tidak. Bila memang tidak, pasti harus ada alasan tahu dan di dukung fakta. Tesla sendiri telah mengimplementasikan perbaikan melalui sebagian update software. Bertujuan memitigasi isu berasal dari MCU. Namun itu saja dinilai belum cukup bagi NHTSA. Berdasarkan regulasi negara bagian, telah semestinya pabrikan lakukan recall untuk melakukan perbaikan cacat yang berkaitan dengan proses keselamatan.

Yep, Tesla memang memopulerkan penggunaan layar besar sebagai pusat kendali fitur. Ironisnya, problem reliabilitas yang dihadapi justru tidak hanya satu. Di samping isu memori ini, display pada Tesla keluaran pertama dikabarkan tidak memanfaatkan material spesifik otomotif. Membuatnya cacat di dalam pemakaian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *